Senin, 05 September 2016

MANFAAT ATAU KHASIAT BUAH MERAH

Buah Merah adalah sejenis buah tradisional dari Papua. Oleh masyarakat Wamena, buah ini disebut Kuansu. Nama ilmiahnya Pandanus Conoideus karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah. Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, ada juga jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

Bagi masyarakat di Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada pesta adat bakar batu, dan banyak pula yang memanfaatkannya sebagai obat. Secara tradisional, Sejak zaman dahulu secara turun temurun Buah Merah ini sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.

Penelitian tentang khasiat Buah Merah pertama kali dilakukan oleh peneliti dosen Universitas Cendrawasih (UNCEN) di Jayapura yaitu Drs. I Made Budi M.S. sebagai ahli gizi dan dosen Universitas Cendrawasih (UNCEN) sempat mengamati secara saksama kebiasaan masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa kawasan pegunungan Jayawijaya yang mengonsumsi Buah Merah. Pengamatan terhadap masyarakat lokal, mereka berbadan lebih kekar dan berstamina tinggi, padahal hidup sehari-hari secara asli tradisional yang serba terbatas dan terbuka dalam berbusana, dalam kondisi alam yang keras serta kadang-kadang bercuaca cukup dingin di ketinggian pegunungan. Keistimewaan fisik penduduk yakni jarang yang terkena penyakit degeneratif seperti: hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan kanker,dll.

Dengan meneliti kandungan komposisi gizinya, ternyata dalam ujud sari Buah Merah itu banyak mengandung antioksidan (kandungan rata-rata):

Karoten (12.000 ppm)
Betakaroten (700 ppm)
Tokoferol (11.000 ppm)

Di samping beberapa zat lain yang meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain: asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, Omega 3 dan Omega 9 yang semuanya merupakan senyawa aktif penangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.

Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri. Jadi aliran darah ke jantung dan otak berlangsung tanpa sumbatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi. Ini meningkatkan jumlah sel pembunuh alami dan memperbanyak aktivitas sel T Helpers dan limposit. Suatu kutipan studi membuktikan konsumsi betakaroten 30-60 mg/hari selama 2 bulan membuat tubuh dapat memperbanyak sel-sel alami pembasmi penyakit. Bertambahnya sel-sel alami itu menekan kehadiran sel-sel kanker karena ampuh menetralisasikan radikal bebas senyawa karsinogen penyebab kanker.

Meningkatkan Gairah dan Kesuburan 
Yang brkhasiat dalam hal ini tak lain adalah adanya Vitamin E (tokoferol) yang sangat tinggi dalam buah merah. Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan Pria dengan cara membantu meningkatkan produksi sp*rma . Selain itu, buah merah juga mengandung kalori tinggi yaitu 360 kalori, sehingga akan meningkatkan gairah serta vitalitas fisik Kita sepanjang hari .

AIDS 
Dikatakan bahwa buah merah dapat mengobati HIV, walaupun belum pernah mendengar adanya penelitian yang dilakukan. Hal ini dimungkinkan karena buah merah mengandung tokoferol dan betakaroten yang sangat tinggi. Seperti yang diketahui bahwa konten tersebut diatas dapat bertindak sebagai antioksidan, yang  dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penyakit HIV adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang merontokkan sistem kekebalan tubuh. 

Stroke dan Tekanan Darah 
Stroke dan darah tinggi adalah penyakit yang awalnya disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah atau penggumpalan darah . Buah merah yang mengandung tokoferol ini dapat mengencerkan darah, sehingga sirkulasi darah meningkat dan tekanan darah menjadi normal kembali. 

Asam Urat 
Asam urat dapat terjadi karena adanya masalah pada fungsi lever, sehingga memproduksi asam urat secara berlebihan. Kelebihan Asam urat akhirnya mengendap dan mengumpul pada persendian dan menimbulkan gejala sakit . Tokoferol dalam buah merah dapat membantu mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja dari hati. Dengan demikian hati akan memproduksi asam urat dalam jumlah yang normal kembali. 

Osteoporosis 
Disebabkan oleh keropos tulang , osteoporosis umumnya disebabkan karena kekurangan kalsium pada orang berusia tua. Buah merah kaya akan kalsium, sehingga bisa mencegah dan membantu untuk mengobati osteoporosis. 

Diabetes Mellitus ( DM ) 
Penyakit jenis ini disebabkan karena kelenjar pankreas yang tidak mampu lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup . Akibatnya , kandungan gula dalam darah meningkat . Kandungan tokoferol dalam buah merah akan membantu kerja pankreas, sehingga fungsi pankreas menjadi normal kembali . 

Gangguan mata 
Beta – karoten tinggi yang terdapat dalam buah merah akan membantu mengatasi berbagai macam jenis penyakit mata, yang umumnya disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Beta – karoten adalah senyawa yang diserap oleh tubuh yang diolah menjadi vitamin A. 

Kanker dan Tumor 
Buah merah mungkin juga dapat mengobati kanker,  karena kandungan tokoferol yang sangat tinggi(11.000 ppm) dan  betakaroten (7000 ppm ). Kedua senyawa ini akan bertindak sebagai antioksidan,  dan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga termasuk akan mencegah penyebaran sel kanker .